Contoh Naskah Drama Singkat

No comment 744 views
Contoh naskah drama singkat yang bercerita tentang cinta dan komedi dengan 5 orang pemeran. Drama berikut hanyalah merupakan salah satu jenis drama singkat yang terdapat diinternet. Kumpulan teks drama singkat berikut dapat Anda jadikan sebagai referensi dalam pembuatan pentas drama dalam acara 17 Agustus, pendidikan atau yang lainnya. Apabila Anda hendak ingin membuat sebuh drama singkat sebaiknya Anda harus benar-benar bisa menempatkan ending drama tersebut jangan sampai terkesan nanggung. Jika Anda masih bingung, berikut contoh naskah drama singkat yang memiliki ending tepat dan sangat asyik.

Contoh Naskah Drama Singkat

Contoh Naskah Drama

Contoh Naskah Drama Komedi

Pada suatu masa terdapat tiga orang bersahabat yang tinggal disebuah desa terpencil. Mereka. Bernama Toha, Siska dan Aldi. Ketiga pemuda ini senantiasa bersama-sama baik dikala suka maupun duka. Mereka berbeda dengan teman-temannya yang mewarnai hari-harinya dengan hiburan, party, dan lain sebagainya layaknya kehidupan seorang remaja. Pada suatu hari mereka berkumpul disebuah taman. Toha: Wah.. Langitnya redup banget ya?! Jadi serem deh kalau kaya gini. Siska: Iya, kaya mau runtuh aja nih langit. Aldi: Emang langit bisa runtuh ya? Oya, aku mau nanya sama kalian 'tiyang langit tu dimana sih?' Toha: Nggak tau juga gue. Mau nanya sama nyokap kayaknya dia juga nggak tahu. Siska: Nanya nyokap soal gituan, nanya soal kuliner pasti dia punya banyak jawaban. Aldi: Belum tentu, orang nyokap gue juga nggak ngerti soal kuliner. Tapi nggak papa, yang penting dia sayang abis sama gue. Siska: Pantesan kamu ogah nyari pacar, orang udah kenyang sama kasih sayang ibu kamu. Aldi: Masalah buat loe? Siska: Ea enggak lah bro! Toha: Eh udah2.. Siska: Ha, kamu kenapa sih masih demen ngejomblo aja? Toha: Gue nggak demen kok Siska: Terus kenapa nggak nyari pacar? Toha: Nyarinya dimana ya? Aldi: Kalau pagi ibu kamu kan ke pasar tu, nah ikut aja dia nanti kamu akan nemu deh. Siska: Heeemmm.. Toha: Oh gitu ya.. Ya udah deh, besok gue ikut ibu gue kepasar barangkali aja bisa nemu yang kaya nyi roro kidul. Siska: Terus abis itu kamu demam nggak bisa sembuh. Aldi: Andai saja langit runtuh, kita sembunyi dimana ya? Toha: Nggak tahu.. Siska: Nyebur laut Aldi: Eh, jangan! Kamu ntar perut kamu jadi buncit kebanyakan nelan air. Toha: Bener tu, kamu kan cewek, harus tetap kurus kering kaya bambu nggak kena ujan.

Contoh Naskah Drama Cinta

Judul: Kau Milikku dan Juga Miliknya Pemain: Riza, Amin, Dian, Petugas Kasir (Setting: di sebuah taman kota pada sore hari) Riza: Sayang, minggu depan ada acara ulang tahun sepupuku. Aku mau ajak kamu datang ke pesta itu Dian: (mencoba mengingat - ingat, apakah dia juga ada janji kencan dengan Amin, pacarnya yang satu lagi)..hhmm..pengen siy, tapi lihat nanti ya. Aku belum tahu minggu depan di kantor ada lembur atau tidak. Riza: (yang sebenarnya sudah tahu kalau Dian ada kencan dengan Amin)..duuh..diusahain donk. Kan aku juga pengen ngenalin kamu ke keluarga besarku. Dian: Iya..aku usahain..(tak lama kemudian HP Dian pun berdering. Dian melirik layar HP nya dan ternyata Amin yang menelepon) Riza: Kok ngga diangkat say? Dian: ah ngga penting..dari temenku kok. Nanti aku telp balik saja (sambil berusaha menyembunyikan kegugupannya) Riza: eh pinjam HP nya donk..aku mau sms temen kantorku (sambil senyum - senyum usil) Dian: pulsaku habis juga tuh (sudah mulai merasa tidak nyaman) Riza: oh ya sudah lah..yuuk kita pulang saja. Sudah sore nih Dian: (merasa belum mendapatkan barang apapun hari itu, dia berpikir keras tentang bagaimana caranya bisa mengajak Riza ke mall) kita ke mall dulu yuuk..ngadem bentar gitu..sambil lihat-lihat Riza: oh pengen ke mall? ayoo.. (kemudian mereka berdua jalan ke mall karena jarak antara taman dan mall yang dekat) (Setelah sampai di mall) Dian: (sibuk memilih - milih baju dan sebuah di sebuah butik)..bagus ngga say? pantes ngga aku pakai ini? (sambil bergaya bak foto model) Riza: oh bagus..makin cantik aja kamu (Riza yang tahu akal bulus Dian yang selalu morotin uangnya mulai pasang strategi) Dian: udah ini aja..setelah bayar kita pulang biar ngga kemalaman (sambil membawa barang - barang belanjaannya ke kasir) (Riza yang biasanya langsung mengikuti Dian ke kasir, saat itu terlihat anteng di dekat kamar ganti dan pura-pura tidak mendengar ajakan Dian) Dian: (berteriak untuk kesekian kalinya)..Sayang..ini lho sudah selesai dihitung belanjaannya Riza: (sambil jalan mendekat) ya udah..tinggal dibayar kan Dian: kok kamu gitu..kan biasanya kamu yang bayarin (sambil marah teriak - teriak) (tak lama kemudian Amin pun mendekat ke meja kasir) Amin: oh ini juga yang biasa membayari barang - barang belanjaanmu? Dian: (dengan ekspresi yang kaget setengah mati) eh..hmm...anu..kok kamu bisa disini? Amin: aku memang sengaja datang kesini. Aku dan Riza sudah tahu polah tingkahmu mempermainkan kamu Riza: sudah puas kan kamu menghabiskan uang kami berdua selama ini? (petugas kasir mengingatkan Dian untuk segera membayar barang belanjaannya karena jumlah orang yang antri semakin banyak) Dian: (dengan tertunduk malu) maaf mbak, saya tidak jadi beli semua barang-barang ini (kemuddian terdengar teriakan cemooh orang - orang yangs edang antri di belakang Dian) Amin & Riza: enak ya dibikin malu seperti sekarang. Kena batunya kan sekarang. (tanpa menjawab, Dian kemudian lari meninggalkan Riza dan Amin

Contoh Naskah Drama Untuk 5 Orang

Judul: Pengorbanan Orangtua Untuk Anak Pemain: Dina, Lia, Mifa, Deni, Yoga Dina: Apa kabar sahabat? Lia cs: Baik. Kamu sendiri gimana? Dina: Alhamdulillah, sehat. Lia: Gimana kabar Bapak kamu Din? Sudah baikan kan? Dina: Alhamdulillah, sudah baikan kok. Terimakasih sudah menanyakan kondisi orangtuaku. Mifa: Emang Bapak kamu abis sakit ya Din? Dina: Iya Mif, tapi sekarang sudah sembuh kok. Mifa: Sorry Din, aku nggak sempat menjenguk kemarin soalnya aku nggak tau. Syukur deh kalau sudah baikan. Dina: Nggak papa kok Mif, thanks for care. Deni: Din, sebaiknya kamu jagain Bapak kamu baik-baik. Jangan biarkan dia terlalu banyak bekerja nanti bisa kambuh sakitnya, kan dia udah tua. Dina: Tentu Den! Setelah sembuh kemarin aku udah ngelarang Bapakku untuk ngerjain yang berat-berat. Deni: Bener tu Din. Yoga: Kalau dipikir-pikir orangtua kita tu udah banyak berkorban buat kita. Mestinya kita harus bisa menjadi anak yang tau balas budi. Kita harus memberikan perhatian yang cukup kepada beliau. Membalas jasa-jasa beliau kepada kita, dan berusaha membuat beliau merasa bangga dengan budi pekerti kita. Dina cs: Kamu benar sekali Ga. Kita tidak boleh menjadi anak yang hanya bisa merepotkan orangtua. Kita harus membalas setiap pemberiannya kepada kita. Menghargai pengorbanannya kepada kita. Tanpanya, bahkan kita tidak tau apakah saat ini kita cukup makan. Mifa: Jika kalian renungi, kita memang tidak akan sanggup membalas jasa dan pengorbanan orangtua kita. Mereka mampu melakukan semuanya untuk kita. Sesuatu yang tidak mampu dilakukannya pun bisa dilakukannya karena demi masa depan anaknya. Oleh yang demikian, maka kita harus senantiasa mengingatnya dan berusaha untuk memperlakukannya sebagai ratu dalam kehidupan kita. Jangan pernah ada diantara kita lalai dan tidak peduli terhadap kondisi orangtua kita, termasuk pada saat beliau sakit.
Semoga beberpa contoh naskah drama singkat diatas bermanfaat dan semoga drama yang akan Anda buat atau Anda perankan berjalan sukses. Aamiin