Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal

No comment 432 views
Cara budidaya ikan nila di kolam terpal memang merupakan salah satu cara ternak yang sangat praktis menjadi pilihan untuk yang tidak memiliki cukup lahan. Selain itu, beternak dengan menggunakan kolam terpal juga lebih sedikit memakan biaya, jika dibandingkan dengan kolam bata. Anda tertarik ingin mencobanya? Ikan nila adalah salah satu jenis ikan yang dapat dikonsumsi, sehingga sangat profit bila Anda ingin budidaya ikan nila. Ikan nila juga sangat mudah untuk dikembangbiakan serta sangat mudah dalam penjualannya. Karena saat ini hampir banyak sekali dimana-mana warung makan yang menjual masakan ikan nila. Berikut beberapa langkah dan teknik cara budidaya ikan nila di kolam terpal yang dapat Anda jadikan panduan.

Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal

Cara Membuat Kolam Terpal Untuk Budidaya Ikan Nila

  • Cari posisi tanah yang langsung terkena sinar matahari dan cukup luas untuk pembuatan kolam.
  • Gali tanah sesuai dengan luas kolam yang anda inginkan dengan kedalaman ± 50 cm.
  • Tanah hasil galian tadi digunakan untuk tanggul di sisi kolam dan dipadatkan supaya tanggul tersebut kuat lalu permukaan tanggul diberi batako / bata merah supaya permukaannya rata.
  • Setelah penggalian selesai, selanjutnya dasar kolam diberi sekam secar merata.
  • Terpal siap dipasang dan diisi air.
  • Diatas terpal diberi batako / bata merah lagi supaya aman dan rapi. Hal ini dimaksudkan juga supaya terpal tidak gampang berubah posisi, terutama saat angin berhembus lumayan kencang.

Cara Budidaya Ternak Ikan Nila di Kolam Terpal

Tahap Pertama yaitu Persiapan Kolam
  • Pengeringan kolam.
  • Perbaikan pematang, saluran pemasukkan dan pengeluaran.
  • Pengapuran dengan ukuran 25-1000 gram/m2.
  • Pemupukan dengan pupuk kandang 500 gram/ M2, urea 15 gram/ m2 dan TSP gram/ m2.
  • Pengisian air kolam.
  • Dapat dilakukan penyemprotan dengan pestisida.
  • Untuk mencegah h.ewan/ ikan lain masuk, maka dapat dipasang saringan pada pintu masuk air.
  • Masukkan air sampai kedalaman 80 - 150 cm, kemudian tutup pintu pemasukkan dan pengeluarannya, biarkan air tergenang.
  • Penebaran Ikan Nila dilakukan setelah 5 - 7 hari pengisian air kolam.
Tahap Kedua Menebar Benik Ikan Nila Setelah tahapan proses persiapan kolam terlaksana dengan baik, maka pada hari yang kelima samapai hari ketujuh setelah masa pengisian air kolam dilakukan akan dilakukan penebaran benih ikan nila. Dalam hal ini yang perlu diperhatikan adalah ukuran benih ikan yang disebarkan hendaknya berukuran antara 8-12 cm atau dengan ukuran berat 30 gram/ekor dengan pada tebar sekitar 5-10 ekor/m2. Pemeliharaan ikan nila dilakukan selama 6 bulan atau hingga ukuran berat ikan nila sudah mencapai 400-600 gram/ekor.

Tahap Ketiga Cara Pemberian Makan Ikan Nila

  • Protein 20-30%
  • Lemak 70% (maksimal.)
  • Karbohidrat 63 - 73%
  • Pakanyaberupa hijau-hijauan diantaranya adalah : Kaliandra, Kalikina atau kecubung, Kipat, Kihujan

Tahap Keempat Cara Panen Ikan Nila

  • Masa pemanenan ikan nila sudah dapat dilakukan setelah masa pemeliharaan 4 - 6 bulan. Ikan nila pada usia 4-6 bulan pemeliharaan akan memiliki berat yang bevariasi, yaitu antara 400-600 gram/ekor.
  • Bila ukuran berat dari masing-masing ikan dirasa belum maksimal, maka pemanenan bisa juga dilakukan dengan sistem bertahap, dimana hanya dipilih ukuran konsumsi (pasar). Pada tahap pertama dengan menggunakan jaring dan setiap bulan berikutnya secara bertahap.
Selamat mencoba langkah-langkah cara budidaya ikan nila diatas, semoga budidaya ikannya sukses dan jangan lupa untuk membagikan artikel ini ke teman-teman terdekat Anda.